اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Para sahabat blogger yang saya cintai.
Bagi sahabat blogger semua yang mempunyai anak yang masih menempuh pendidikan baik tingkat SD, SLTP ataupun SLTA, ketika sang anak menanyakan beberapa soal yang ditugaskan oleh gurunya disekolah, maka ada sebagian dari kita sebagai orang tua, akan mengatakan maaf bapak atau ibu lelah habis bekerja atau ada sebagian juga yang mau membantu mengerjakan soal yang ada.
Tetapi kendala yang ada muncul ketika mengerjakan soal matematika yang isi soalnya itu adalah campuran atau kombinasi dari beberapa unsur.
Dalam postingan saya kali ini, saya akan membagikan pengetahuan saya tentang "ATURAN DASAR PENGHITUNGAN CAMPURAN PADA SOAL MATEMATIKA".
Semoga dengan artikel ini bisa membantu para sahabat blogger dalam mengerjakan soal anak anak kita.
Pertama kita harus pahami dulu syarat mutlak ilmu matematika. Ilmu matematika adalah ilmu pasti yang tidak ada istilah tawar menawar untuk mencari pembenaran, karena sifatnya ilmu pasti maka jawaban yang adapun adalah jawaban pasti dan tidak ada yang lain.
Contoh :
1 + 1 menurut ilmu matematika hasilnya adalah 2 maka kita tidak bisa membantah menjadi 3, 4 atau yang lainnya.
misalkan yang lainnya :
3 : 3 hasilnya adalah 1, maka semua orang pasti sepakat hasilnya adalah 1.
maka inilah yang dimaksud bahwa ilmu matematika disebut sebagai ilmu pasti dan tidak mengenal pengandaian.
Sampai disini kita relax dulu, gak usah tegang, serius apalagi bikin stress.
Santai ya bro en sis...
Kalau contoh diatas terlalu mudah ya kalau cuma 1+1 atau 3:3, lalu bagaimana jika ada soal kombinasi misalkan :
3 + 4 - 3 x 2 + 7 = ?
Berapakah hasilnya ?
Apakah hasilnya 8, 15 , atau 54 ...?
Yuk cari tahu jawaban dari soal diatas...
Mari pahami dulu "ATURAN DASAR PENGHITUNGAN CAMPURAN PADA SOAL MATEMATIKA", seoerti apa...?
Pada materi ini, saya akan membagi 5 aturan dasar penghitungan campuran pada soal matematika :
1. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan kombinasi antara penjumlahan (+) dan pengurangan (-), maka soal yang dikerjakan terlebih dahulu adalah perhitungan yang posisnya paling depan, karena tingkat penjumlahan dan pengurangan adalah sama.
Contoh :
a. 5 + 5 - 4 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah berurutan dari yang posisinya paling depan, maka hasilnya adalah : 5 + 5 = 10 baru kemudian : 10 - 4 = 6.
b. 7 - 2 + 4 = ?
Maka cara penyelesaiannya sama, berurutan dari posisi yang paling depan, yaitu : 7 - 2 = 5 baru kemudian 5 + 4 = 9.
2. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan kombinasi antara perkalian (x) dan pembagian (:), maka soal yang dikerjakan terlebih dahulu adalah perhitungan yang posisnya paling depan, karena tingkat perkalian dan pembagian adalah sama.
Contoh :
a. 8 x 3 : 2 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah berurutan dari yang posisinya paling depan, maka hasilnya adalah : 8 x 3 = 24 baru kemudian : 24 : 2 = 12.
b. 8 : 2 x 3 = ?
Maka cara penyelesaiannya sama, berurutan dari posisi yang paling depan, yaitu : 8 : 2 = 4 baru kemudian 4 x 3 = 12.
3. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan kombinasi antara penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x) dan pembagian (:), maka soal yang dikerjakan terlebih dahulu adalah perkalian (x) dan atau pembagian (:) kemudian dilanjutkan perhitungan berurutan yang posisnya paling depan.
Contoh :
a. 8 + 2 x 3 - 4 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil perkalian dulu, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 2 x 3 = 6.
Langkah berikutnya baru dihitung secara berurutan sesuai dengan penjelasan pada poin 1 :
8 + 6 - 4 = 10, dengan demikian hasil dari : 8 + 2 x 3 - 4 adalah 10.
b. 8 - 6 : 3 + 4 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil pembagian dulu, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 6 : 3 = 2.
Langkah berikutnya baru dihitung secara berurutan sesuai dengan penjelasan pada poin 1 :
8 - 2 + 4 = 10, dengan demikian hasil dari : 8 - 6 : 3 + 4 adalah 10.
c. 8 + 4 x 2 : 4 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil perkalian dulu, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 4 x 2 = 8.
Langkah berikutnya cari hasil dari pembagian , maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 8 : 4 = 2
Langkah berikutnya baru dihitung secara berurutan sesuai dengan penjelasan pada poin 1 :
8 + 2 = 10, dengan demikian hasil dari : 8 + 4 x 2 : 4 adalah 10.
d. 8 + 4 x 2 : 4 - 6 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil perkalian dulu, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 4 x 2 = 8.
Langkah berikutnya cari hasil dari pembagian , maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 8 : 4 = 2
Langkah berikutnya baru dihitung secara berurutan sesuai dengan penjelasan pada poin 1 :
8 + 2 - 6 = 4, dengan demikian hasil dari : 8 + 4 x 2 : 4 - 6 adalah 4.
4. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan kombinasi antara operasi pangkat dan/atau akar kuadrat maka pangkat atau akar kuadrat yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
Contoh :
a. 4 + 1 x 22 = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil dari pamngkat, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 22 = 4.
Langkah berikutnya cari hasil dari perkalian , maka yang dihitung terlebih dahulu adalah 1 x 4 = 4
Langkah berikutnya baru dihitung 4 + 4 = 8, dengan demikian hasil dari 4 + 1 x 22 = ? adalah 8.
5. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan dengan tanda kurung dan ada kombinasi seperti pada contoh poin 1, 2, 3 dan 4 , maka yang harus dikerjakan terlebih dahulu adalah yang berada didalam kurung.
Contoh :
a. 8 - 2 x (5 + 1) + 6 : (2 x 3) = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil dari yang didalam kurung : (5 + 1) = 6 dan ( 2 x3 ) = 6
Sehingga akan didapat hasil seperti ini :
8 - 2 x 6 + 6 : 6 = ?
Langkah berikutnya adalah ikuti aturan no. 1, 2, 3 dan 4 seperti yang sudah dijelaskan diatas.
Nah sudah pahamkan sekarang...?
Maka yuk kita kembali ke soal diatas :
5. Jika dalam satu soal matematika terdapat penghitungan dengan tanda kurung dan ada kombinasi seperti pada contoh poin 1, 2, 3 dan 4 , maka yang harus dikerjakan terlebih dahulu adalah yang berada didalam kurung.
Contoh :
a. 8 - 2 x (5 + 1) + 6 : (2 x 3) = ?
Maka cara penyelesaiannya adalah :
Langkah pertama cari hasil dari yang didalam kurung : (5 + 1) = 6 dan ( 2 x3 ) = 6
Sehingga akan didapat hasil seperti ini :
8 - 2 x 6 + 6 : 6 = ?
Langkah berikutnya adalah ikuti aturan no. 1, 2, 3 dan 4 seperti yang sudah dijelaskan diatas.
Nah sudah pahamkan sekarang...?
Maka yuk kita kembali ke soal diatas :
3 + 4 - 3 x 2 + 7 = ?
Setelah paham tentang "ATURAN DASAR PENGHITUNGAN CAMPURAN PADA SOAL MATEMATIKA", maka kita semua sepakat bahwa hasil dari :
3 + 4 - 3 x 2 + 7 = 8
Demikian penjelasan yang saya tahu, semoga bermanfaat.
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
No comments:
Post a Comment