Hari ini saya teringat pepatah "sambil menyelam minum air"...
Anda juga pasti tahu dong dengan pepatah itu, benarkan?
menurut saya pepatah itu kurang pas untuk kita pada saat melakukan bermacam-macam pekerjaan dalam satu waktu (itu menurut saya loh ya...)....
yang lebih tepat adalah... "Sekali merengkuh dayung dua, tiga pulau terlampaui...."
Kenapa kok kurang pas?
Nah ini alasan saya, heheheheeee....
Sambil menyelam minum air, itu tandanya orang itu tidak bisa berenang dan akibat minum air dalam keadaan berenang artinya dia tenggelam (renang gaya batu....) heheheeee... benar bukan?
Tapi kalo sekali merengkuh dayung dua, tiga pulau terlampaui artinya memang mengerjakan beberapa pekerjaan dalam satu waktu, itu baru benar...
Setuju...?
Yang setuju silahkan angkat tangannya, sambil teriakan SAYA....
Nah yuk kita baca lagi kata diatas, kenapa saya selalu menggunakan kata BENAR bukan BETUL...?
Yuk saya kasih alasannya lagi... heheheee....
Menurut saya kata BENAR dan BETUL sama-sama menunjukan makna TIDAK SALAH.
Tapi saya lebih suka berkata BENAR daripada berkata BETUL, kenapa ya?
karena BENAR sudah pasti BETUL, akan tetapi BETUL belum tentu BENAR....
(konotasi kata ini sama dengan kata suci dan bersih.... suci sudah pasti bersih, tapi bersih belum tentu suci).
Nah loh... kenapa betul belum tentu benar, sedangkan benar sudah tentu betul?.
Contoh kalimat:
Tadinya saya mau kerumah, eh kebenaran kita ketemu disini
Tadinya saya mau kerumah, eh kebetulan kita ketemu disini
(Kalimat diatas mempunyai arti yang sama),
tapi coba baca kalimat dibawah ini....
Ayahku seorang pahlawan kebenaran, karena selalu mengajarkan kami anak-anaknya tentang kebenaran.
bandingkan dengan kalimat ini:
Ayahku seorang pahlawan kebetulan, karena selalu mengajarkan kami anak-anaknya tentang kebetulan.
hahahahahaaaaa..... sangat tidak tepatkan....
Nah alasan itulah maka saya lebih senang berkata benar daripada berkata betul.
Siapa yang setuju, angkat tangannya sambil teriak SAYA....
Saya jadi teringat waktu sekolah, kalau pas ujian pada lembar jawaban ujian terdapat kalimat: "pilih jawaban yang dianggap paling benar" kenapa tidak menggunakan kata "betul".
Ya mungkin alasannya seperti alalsan saya diatas kali ya...
heheheeee... sambil garuk - garuk kepala.
Nah sobat, coretan saya diwaktu menjelang week end ini cukup ini aja yua....
yang tidak sepaham jangan tersinggung ya, coretan inikan cuma alasan saya aje....
Mohon maaf, dan selamat berlibur.
Salam OKE (Optimis Komitmen dan Edukasi)....
No comments:
Post a Comment