RUHENDI ANANTAGUNA "HIDUPLAH DENGAN BERFIKIR DAN BERJIWA BESAR" HIDUPLAH DENGAN BERFIKIR DAN BERJIWA BESAR: Ucapan Terima Kasih dari Pengusaha Sukses Untuk Sang Pengemis

Ucapan Terima Kasih dari Pengusaha Sukses Untuk Sang Pengemis


Sahabat Blogger yang setia,
hari ini saya akan menuliskan sebuah cerita yang unik tapi penuh inspirasi, saya berharap dengan membaca tulisan ini akan menjadikan saya, anda dan kita semua bisa saling menghargai orang lain....

Disuatu ketika tatkala Jepang belum semakmur sekarang, disebuah pinggiran kota berdiri sebuah toko kue yang sangat megah dengan menyajikan kue - kue yang enak dan tentunya dijual dengan harga yang cukup mahal bagi segolongan orang.
Ketika suatu pagi datanglah seorang peminta - minta dengan pakaian yang sedikit kumal ketoko kue mewah dan bergengsi tersebut untuk membeli 'manju' (kue khas negeri Samurai yang terbuat dari kacang hijau dan berisi selai).
Bukan main terkejutnya sipelayan yang sedang bertugas saat itu melihat pelanggan yang begitu jauh dari kata sederhana ditokonya yang mewah dan bergengsi tersebut, karenanya dengan terburu - buru ia kemudian membungkus manju yang dipesan oleh pengemis itu.
Tapi belum lagi ia sempat menyerahkan manju itu ke pengemis, munculah sipemilik toko kue tersebut dan berseru , "Tunggu... biarkan saya yang menyerahkan manju itu kepadanya...", seraya berkata begitu dia ambil bungkusan dari pelayannya dan langsung dia berikan kepada sipengemis. Sembari menerima pembayaran dari tangan sipengemis, pemilik toko kue itu membungkukkan badannya sambil berkata , "Terima kasih atas kunjungan Anda ke toko kue kami..."

Setelah sipengemis berlalu dari toko kue tersebut sang pelayan bertanya kepada sipemilik toko tersebut, dengan nada penuh keheranan "Mengapa harus Anda sendiri yang menyerahkan kue itu?, Anda sendiri belum pernah melakukannya kepada pelanggan manapun, selama ini saya atau kasirlah yang melayani pembeli...", tanya sang pelayan pada pemilik toko.
Sipemilik toko dengan nada tenang penuh wibawa berkata, "saya mengerti mengapa kamu heran, semestinya kita bergembira dan bersyukur atas kedatangan 'tamu istimewa' tadi. Sang pelayan masih bengong gak ngerti, kemudian sipemilik toko melanjutkan, "Aku ingin langsung mengucapkan terima kasih kepadanya, bukankah selama ini yang selalu datang adalah pelanggan yang biasa?, namun... kali ini lain... dia adalah orang yang luar biasa..." imbuhnya.
"Mengapa lain...?, tanya pelayan.
"Hampir semua dari pelanggan kita adalah orang 'kaya'. Bagi mereka membeli kue ditempat ini adalah hal biasa. Tapi orang tadi... pasti begitu merindukan kue kita ini, sehingga mungkin saja ia sudah berkorban demi untuk membeli kue manju kita ini. Saya tahu, manju itu sangat penting baginya. Karena itu saya memutuskan ia layak dilayani oleh pemilik toko ini sendiri. Itulah alasan mengapa aku melayaninya..." Demikian penjelasan pemilik toko tersebut.
Lalu pergi meninggalkan sang pelayan yang masih berdiri termangu dan merasa takjub dengan sifat sipemilik toko.


Untuk kita renungkan:
Bahwa semua pelanggan berhak mendapatkan penghargaan yang sama
Nilai seorang pelanggan bukanlah ditentukan oleh prestise pribadinya dan besarnya pesanan yang ia lakukan.
Seorang usahawan sejati mendapatkan suka cita dari pelayanan  dan disinilah ia harus meletakkan nilainya.

SALAM SUKSES UNTUK SELURUH MARKETING DAN PARA PENGUSAHA YANG BERHATI MULIA.


#salammariberfikirpositifdanberjiwabesar

No comments:

Post a Comment